Wednesday, 11 March 2015

Al Kisah

alkisah bermula dari sini,


Ada seorang bapak yg mempunyai 3 orang teman baik dgn profesi Dokter Spesialis, Kepala Cabang Bank & Agen Asuransi. Pada suatu saat si bapak mngalami kecelakaan & di rawat di RS, setelah itu bapak tsb dipanggil yg Mahakuasa. Dan 1 minggu setelah kejadian itu, ke 3 temannya datang. 
Dokter : Ibu, Saya turut berduka-cita atas kejadian ini, namun biaya rumah sakit selama masa perawatan harus tetap dibayar
Bankers : Saya juga turut bersedih atas kejadian ini. Tetapi bu, hutang2 mendiang waktu masih ada, tetap harus dibayar.
Agen asuransi : Ibu, Saya turut bersedih atas peristiwa ini, dan sudah menjadi kewajiban perusahaan saya untuk membayar biaya rumah sakit dan memberikan uang pertanggungan untuk keluarga ibu. Seperti apa yg sudah mendiang percayakan kepada perusahaan saya selama ini.
Dari serangkaian cerita diatas, masih adakah yg mau menolak seorg Agen Asuransi ? Kami hanya menjalankan tugas kami dgn sebagaimana mestinya. Saat ini, mungkin tidak banyak yg bisa kami kerjakan untuk Anda. Mungkin, saat ini, kami hanya merepotkan Anda, mengganggu Anda. Akan tetapi, saat kalian membutuhkan, kami ada untuk Anda di barisan paling depan. Terima kasih, untuk kepercayaan Anda kepada kami. Kami akan selalu mengerjakan tugas kami untuk Anda dengan sebaik-baiknya.






http://asuransiprudentialsby.blogspot.com/p/lowongan-member-dan-agent.html

sadarkah anda?

Renungkanlah 
HAL BERIKUT :


SADARKAH ANDA ???
JIKA … Pada semua usia, Makanan ; Stress ; Kegemukan dapat menyebabkan:

DIABETES, TEKANAN DARAH TINGGI, KOLESTEROL TINGGI, ASAM URAT, KANKER, STROKE, SERANGAN JANTUNG, DLL.

…dengan usia 25 +
    ….. menikah dengan 1-2 anak
          ….dengan pendapatan keluarga < Rp 20 juta/bln
                ……merencanakan memiliki tabungan Rp 500 juta
                     ……–> Butuh waktu (20.000 hari) 50 tahun 

Kita lihat ilustrasinya ….

Menabung sendiri dengan tabungan Rp 25.000,00/hari
       ….. Butuh 20.000 hari = >50 tahun untuk mencapai Rp. 500 juta
              ….. Di dalam jangka waktu menabung tersebut anda mengalami
                      ….. penyakit-penyakit yang disebutkan diatas maka sudah hampir
                               ….. pasti anda akan menggunakan tabungan anda tersebut
                                          ….. bahkan anda akan menjual aset-aset
                                                   ….. mencari pinjaman/sumbangan.
                                                        ….. Jadi, apakah mungkin
                                                               ….. Rp. 500 juta dapat terwujud?

Kesimpulannya : SANGAT SULIT anda untuk memproteksi bagi diri anda sendiri …

Menabung dengan kami Rp. 25.000,00/hari
…… untuk mendapatkan Rp. 500 juta.
        ……  Didalam perjalanannya anda terdiagnosa,
              ……  salah satu dari 38+ macam penyakit kritis
                    ……  cacat tetap
                           ……  Anda dapat Cash Rp. 500 juta
                                  ……  Dan tabungan anda, sejumlah Rp 25.000,00/hari
                                        ……  kami lanjutkan hingga anda berusia 65 tahun
                                             ……  Dan ketika anda Meninggal,
                                                    ……   Ahli waris anda dapat Rp. 500 juta                                                            ……   Kami akan berikan semua tabungan 
                                                                  ……   ditambah hasil investasi anda

Dari perhitungan diatas  kami berikan anda Benefit Rp. 1 M 

Jadi, biaya Kesehatan anda sudah dapat teratasi tanpa menggunakan tabungan anda (HEALTH EXPENSES ARE DONE).  karena itu, kami dapat menjadi pilihan tepat bagi anda sebagai Proteksi dan Investasi ….

Tips Ampuh Menjual Asuransi Jiwa


Tips Ampuh Menjual Asuransi Jiwa dengan Sukses

Menjadi agen asuransi memang memiliki tantangan yang besar, terlebih lagi asuransi jiwa. Masyarakat sering mengalami kekecewaan tiap kali berinteraksi dengan lembaga asuransi. Alasan inilah yang membuat orang malas untuk membuat asuransi.
Banyak masalah yang sering terjadi sehingga konsumen akhirnya tak tertarik lagi untuk memiliki asuransi. Bisnis asuransi jiwa bisa sangat menguntungkan bagi siapa pun.
Asuransi jiwa adalah salah satu produk yang memiliki komisi cukup tinggi untuk dijual disamping itu juga merupakan salah satu produk yang paling sulit untuk dijual.
Produk ini menawarkan manfaat tak berwujud dan itu menjadi tantangan untuk mendapatkan banyak orang untuk mengatasi kerugian yang didapatkan jika terjadi hal yang tidak diinginkan terhadap jiwa mereka. Siapapun dengan keahlian dan motivasi yang tepat bisa menjadi sukses sebagai Asuransi Jiwa.
Apa sebenarnya rahasia suksesnya seorang agen asuransi dalam menjual? Produk yang di tawarkan sama,mendapatkan pelatihan menjual dari perusahaan juga sama,melakukan
proses penjualan juga sama,tetapi mengapa hasilnya bisa berbeda?
Penjual yang berhasil mendapatkan pembeli,melakukannya dengan sepenuh hati,mereka melakukannya dengan ikhlas,enjoy sehingga calon pembeli merasa nyaman,tidak merasa di paksa untuk membeli.
Selanjutnya penjual yang berhasil mampu menempatkan dirinya pada posisi pembeli,berpihak kepada calon pembeli,menjalin kedekatan,dengan pembeli,membantu calon pembeli untuk mendapatkan produk yang sesuai,dengan apa yang di inginkan oleh pembeli.
Sementara penjual yang gagal mereka berusaha bagaimana cara agar mendapatkan pembeli,segala cara mereka lakukan tanpa memikirkan apakah cara yang dilakukan akan membuat calon pembeli merasa nyaman atau tidak.
Dalam proses jual beli,ketika calon pembeli merasa tidak nyaman, maka hampir di pastikan proses jual beli tidak akan terjadi.Demikian juga sebagai agen asuransi.Sebagai agen asuransi harus lah berusaha bagaimana agar calon nasabah merasa nyaman.
Seorang agen asuransi harus menempatkan dirinya berada pada pihak calon nasabah,sehingga agen dapat memahami dengan jelas, produk apa yang sesuai dengan harapan calon nasabah tersebut.
Menjadi agen asuransi adalah menjadi sahabat,mitra yang baik dari nasabah.
Menjual asuransi bukan demi mendapatkan komisi.tetapi bagaimana membantu calon nasabah agar melindungi apa yang telah mereka miliki.
Produk asuransi adalah produk jangka panjang,sehingga calon nasabah membutuhkan agen yang mampu membantunya dalam membuat keputusan untuk jangka panjang.
Menjadi agen asuransi adalah profesi yang mulia, yang pada saatnya kelak nasabah akan sangat berterimakasih telah mengenal anda.
Follow up dalam menjual asuransi jiwa sangat di perlukan,ini untuk menjalin kedekatan antara agen dengan calon ataupun dengan nasabahnya.
Follow up kepada calon nasabah adalah untuk menjalin kedekatan sehingga akan mempercepat terjadinya closing the sale.
Follow up kepada yang sudah menjadi nasabah akan meningkatkan kedekatan dengan nasabah dan membuka peluang untuk terjadi reselling (Penjualan polis baru). Nah kali ini kita akan bahas terlebih dahulu bagaimana follow up kepada calon nasabah (orang yang masih menunda untuk membeli).
Seperti kita ketahui tidak semua presentasi yang kita lakukan akan membuahkan hasil closing saat itu juga.
Tetapi sebagai agen asuransi jiwa yang profesional kita tidak boleh kecewa terhadap calon nasabah yang masih menunda untuk membeli,yang penting adalah prosesnya telah kita lakukan dengan maksimal,dengan baik dan menyentuh kepada kebutuhan calon nasabah, maka cepat atau lambat orang itu akan membeli,yang penting kita melakukan follow up dengan baik.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadi nya closing the sale, yakni sebagai berikut:
1. Orang nya tepat (Right man): Ya…sudah tentu produk yang kita tawarkan haruslah kepada orang yang tepat.Tentu kita dapat melihat apakah orang itu adalah market buat kita atau tidak.Ini dapat kita lihat dari kemampuan financial mereka untuk membeli produk asuransi jiwa yang anda tawarkan.
2. Waktunya tepat (Right time): Untuk terjadi closing tentu waktunya juga harus tepat. Bagi anda yang menjual asuransi jiwa secara kanvasing atau datang langsung kerumah calon nasabah tentu lebih besar peluang terjadinya closing ketika suami dan istri atau juga anak,terlibat dalam presentasi anda.Klo bahasa gaulnya key decision-makers (pemegang keputusan) harus ada dan terlibat dalam proses presentasi.
3. Tempatnya tepat (Right place): Sudah tentu tempatnya juga harus tepat agar terjadi closing.Menjual produk asuransi jiwa tidaklah seperti menjual barang nyata.
Menjual polis asuransi jiwa perlu penjelasan dari agen secara detil, bagaimana manfaat-manfaatnya, berapa lama setorannya apa saja yang menjadi hak dan kewajiwan nasabah,dan sebagainya, oleh karena itu pemilihan tempat untuk menjelaskan produk ini juga berpengaruh terhadap keberhasilan jualan Anda.
Intinya lakukan semua strategi untuk membangun kepercayaan nasabah. Tapi ingat, jangan berbohong dan mengumbar janji berlebihan kalau nyatanya itu tak mampu diberikan oleh perusahaan.
Yakinkan nasabah dengan cara sederhana, sebab mereka yang sudah trauma tak akan percaya lagi dengan janji yang muluk-muluk.
- See more at: http://rajapresentasi.com/2014/06/tips-ampuh-menjual-asuransi-jiwa-dengan-sukses/#sthash.C2U0fRcn.dpuf

Agen Asuransi itu Profesi (sumber Kompasiana)

Agen Asuransi itu Profesi, Bukan Kerja Sambilan

OPINI | 19 December 2013 | 15:31 Dibaca: 5108    Komentar: 9    11
Saya masih ingat. Persis setelah gagal jadi penjual mobil, saya coba lagi peruntungan di dunia jualan dengan menjadi agen asuransi. Waktu itu jalurnya lewat lowongan kerja. Namanya juga masih baru lulus kuliah, saya tidak tahu apa dan bagaimana asuransi. Pokoknya begitu lihat ada lowongan jadi agen, saya langsung mendaftar.
Bayangan waktu itu, jadi agen sama dengan jadi sales pada umumnya. Ada target jualan. Digaji bulanan. Ternyata bayangan gaji buyar dengan seksama begitu tahu bahwa agen itu gak digaji. Pendapatannya murni didapat dari hasil jualan. Itulah sebabnya potongan biaya atas premi di tahun pertama sangat besar, antara lain untuk membayar jasa marketing yang dilakoni si agen tadi. Setelah mengikuti pelatihan tiga hari, saya mundur teratur. Bukan karena tidak digaji, tapi lebih karena, lagi-lagi, gak sukses jualan.
Tapi dari situ saya jadi paham soal asuransi. Lebih tepatnya asuransi berbasis syariah.
Lompat sekian tahun kemudian, atau tepatnya tahun lalu, saya ditawari jadi agen oleh saudara yang waktu itu sukses menawarkan produk asuransi pendidikan berbasis syariah untuk anak ketiga. Tapi karena sudah kadung nyemplung di bidang media dan informasi, dan lagi semangat-semangatnya mengembangkan kemampuan di media sosial, saya memilih untuk tidak masuk, sambil mendorong istri untuk mencobanya.
Menjadi agen, berdasarkan informasi yang saya dapat selama ini, jauh dari kesan kerja sambilan. Ada target yang harus dikejar. Ada tim yang harus dibentuk. Ada pelayanan terhadap pelanggan yang harus dipenuhi dan ditangani dengan teliti dan penuh kesabaran. Semakin banyak klien, semakin besar tanggungjawabnya. Semakin banyak agen yang berhasil direkrut, semakin banyak juga kerja yang harus dituntaskan. Mulai dari memotivasi dan membimbing tim, sampai memastikan setiap tim bekerja sesuai dengan aturan main yang telah ditetapkan oleh perusahaan.
Meskipun tidak digaji, tidak masuk daftar karyawan, tapi agen tak ubahnya sebuah profesi yang menuntut keseriusan dan kerja keras. Ini adalah perpaduan antara jualan dan MLM. Gabungan antara mencari nasabah dan membentuk tim kerja. Semakin besar omset yang dihasilkan oleh tim, maka semakin tinggi jenjang karir yang didapat. Pada saat itulah target yang harus dicapai semakin besar, agar karir semakin tinggi lagi.
Saat satu kali mengantar istri yang saat ini sudah jadi agen resmi ke satu sesi pertemuan di timnya, saya mendapati bahwa pimpinan tim itu, yang sudah meraih jabatan tertinggi di jenjang karir keagenan asuransi Prudential, sudah memiliki sebuah kantor di gedung bertingkat di kawasan Rasuna Said. Kantor itu bukan representasi perwakilan Prudential, tapi satu dari sekian banyak tim agen penjualan yang beroperasi di Jakarta. Dia meniti karir dari bawah sebagai agen biasa, sampai akhirnya memiliki omset dan penghasilan besar yang menuntutnya untuk membentuk kantor operasional sebesar itu.
Orang asuransi bilang, menjadi agen adalah satu cara untuk berkarir secara mandiri. Bebas menentukan jam kerja. Tidak terikat aturan perusahaan yang menetapkan delapan jam ngantor.
Tapi pada prinsipnya, menjadi agen adalah pilihan dalam mendapatkan penghasilan. Sama baiknya dengan pilihan menjadi pengusaha atau karyawan. Kalau hanya dijadikan sambilan, maka jenjang karir yang didapat akan cenderung jalan di tempat. Bahkan mati di tengah jalan, yang pada akhirnya merugikan pembeli polis yang notabene adalah orang-orang terdekat si agen.
Bagaimana tidak. Ketika seorang agen tidak lagi aktif atau mengundurkan diri, urusan administrasinya akan dialihkan ke agen lain yang belum tentu dia kenal. Ketika ada klaim, boleh jadi akan muncul masalah karena kedekatan antara agen dan pembeli polis jadi berjarak.
Begitu kurang lebih yang saya pahami dari sistem keagenan di Prudential. Boleh jadi produk asuransi merek lain punya aturan main yang berbeda.
Saudara saya yang dulu berhasil membuat saya membeli polis, lalu sekarang berhasil merekrut istri saya sebagai agen, bisa saya sebut sebagai contoh agen yang gigih. Untuk meyakinkan saya bahwa polis asuransi adalah kebutuhan, dia perlu sekian kali bertandang ke rumah, ngobrol di banyak kesempatan, sampai akhirnya saya sadar bahwa asuransi adalah kebutuhan.
Agen seperti inilah yang dibutuhkan oleh pemegang polis. Paling tidak, ketika harus mengajukan klaim, ada orang terdekat yang siap membantu dan mempercepat prosesnya. Rasa aman dan nyaman adalah layanan terpenting dalam asuransi. Dan agen yang baik adalah yang mampu menjaga rasa itu selama setidaknya 10 tahun mencicil premi bulanan.
Saya mendukung istri menjalani profesi ini lantaran prospek asuransi masih sangat besar. Coba lihat berapa banyak orang Indonesia yang sudah punya polis asuransi. Masih sedikit sekali.
Data Fitch Media Department menyebutkan, penetrasi asuransi di Indonesia, seperti dikutip Investor Daily Indonesia, mencapai 1,7%. Jauh lebih kecil dibandingkan negeri jiran, Singapura dan Malaysia, yang penetrasinya sudah mencapai 4%.
Jumlah pemegang polis asuransi di Indonesia tercatat hanya sekitar 63 juta, dimana 10 juta adalah pemegang polis individual dan 53 juta adalah pemilik polis gabungan. Dan hanya 3% masyarakat Indonesia yang memiliki asuransi kesehatan.
Kata kunci asuransi adalah proteksi masa depan. Orang Indonesia sebenarnya sudah banyak yang memproteksi aset yang dimiliki, tapi sayang proteksi itu dilakukan karena dipaksa pihak lain. Maksud saya, ketika Anda membeli mobil atau motor dengan fasilitas cicilan, pihak leasing akan mewajibkan Anda mengeluarkan uang untuk asuransi all-risk kendaraan sekian tahun lamanya sampai cicilannya lunas. Artinya, asuransi dibeli karena kebutuhan pihak pemberi jasa cicilan, bukan karena kebutuhan pemilik kendaraan.
Dan menurut saya, proteksi paling krusial adalah terkait biaya kesehatan dari tahun ke tahun yang selalu bertambah mahal. Uang tabungan atau deposito yang dikumpulkan berbulan-bulan belum tentu sejalan dengan biaya yang harus dikeluarkan untuk rawat-inap sekian tahun ke depan. Sekarang tingkat kesadaran masyarakat dalam membeli polis memang masih sangat rendah. Tapi satu saat ini, atau setidaknya lima tahun ke depan, ketika pemerintah telah menerapkan jaring pengaman sosial yang salah satu implementasinya mewajibkan setiap warga negera memiliki polis asuransi, produk ini akan menjadi bisnis yang diminati banyak pekerja.
Dan saat itulah agen asuransi benar-benar tidak bisa lagi dijadikan kerja sambilan, tapi sebagai sebuah profesi yang harus dilakoni secara serius dan profesional. Sebelum hari itu tiba, Anda bisa mulail merintisnya dari sekarang. Karena percayalah. Lima tahun ke depan itu bukanlah waktu yang lama.

http://ekonomi.kompasiana.com/marketing/2013/12/19/agen-asuransi-itu-profesi-bukan-kerja-sambilan-619871.html

Daftar Istilah Asuransi Jiwa Non-Syariah (sumber Prudential)

 Daftar Istilah Asuransi Jiwa Non-Syariah
Istilah
Penjelasan
Asuransi Dasar
Jenis pertanggungan yang merupakan pertanggungan dasar Polis.
Asuransi Tambahan
Jenis pertanggungan yang ditambahkan kepada Asuransi Dasar untuk meningkatkan perlindungan dan/atau Manfaat Asuransi.
Biaya Administrasi
Biaya yang dikenakan sehubungan dengan administrasi Polis atau administrasi Premi Top-up Tunggal.
Biaya Akuisisi
Biaya yang dikenakan sehubungan dengan permohonan pertanggungan dan penerbitan Polis yang antara lain meliputi biaya-biaya pemeriksaan kesehatan, biaya-biaya pengadaan Polis dan pencetakan dokumen, biaya lapangan, biaya pos dan telekomunikasi serta biaya lain-lain.
Biaya Asuransi
Biaya yang dikenakan sehubungan dengan pertanggungan yang diberikan.
Biaya Top-up
Biaya yang dikenakan sehubungan dengan dibayarkannya Premi Top-up Berkala (PRUsaver) atau Premi Top-up Tunggal.
Cacat Total dan Tetap

Cacat sebagai akibat dari Kecelakaan atau penyakit yang menyebabkan:
a.     Tertanggung yang berusia 6 (enam) tahun atau lebih namun belum berusia 16 (enam belas) tahun sama sekali tidak dapat berjalan kaki tanpa bantuan orang lain atau kursi roda dan harus tinggal di rumah, rumah sakit atau lembaga lain dengan perawatan dan perhatian medis secara konstan dengan ketentuan bahwa cacat tersebut tidak berupa kelainan jiwa, cacat mental, neurosis, psikosomatis ataupun psikosis; atau
b.    Tertanggung telah berusia 16 (enam belas) tahun namun belum berusia 60 (enam puluh) tahun sama sekali tidak dapat melakukan pekerjaan apa pun untuk mencari nafkah secara terus menerus tidak termasuk cacat berupa kelainan jiwa, cacat mental, neurosis, psikosomatis atau pun psikosis; atau
c.     Tertanggung telah berusia 60 (enam puluh) tahun namun belum berusia 70 (tujuh puluh) tidak dapat melakukan 3 (tiga) atau lebih aktifitas hidup sehari-hari sebagai berikut:
-          Mandi, yang diartikan sebagai kemampuan sendiri membersihkan tubuh saat mandi atau menggunakan shower (pancuran) atau membersihkan tubuh menggunakan cara-cara lainnya dengan baik;
-          Berpakaian, yang diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk mengenakan, melepas, mengencangkan dan melonggarkan segala jenis pakaian, termasuk juga apabila diperlukan mengenakan segala jenis braces (penopang/penyangga tubuh), kaki/tangan palsu atau perangkat bantu lainnya;
-          Beralih tempat, yang diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk memindahkan tubuh dari tempat tidur ke kursi dengan sandaran yang tegak atau ke kursi roda dan sebaliknya;
-          Berpindah, diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk berpindah didalam ruangan dari satu tempat ketempat lain pada lantai yang datar;
-          Toileting (Buang air), yang diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk buang air di kamar kecil atau jamban, atau setidaknya mampu menahan buang air untuk menjaga tingkat kebersihan memadai;
-          Menyuap, yang diartikan sebagai kemampuan sendiri untuk menyuap makanan yang sudah disiapkan dan terhidang;

Atau

d.    Tertanggung yang telah berusia 6 (enam) tahun namun belum berusia 70 (tujuh puluh) tahun kehilangan fungsi secara total dan tidak dapat dipulihkan atas anggota tubuh sebagai berikut:
-          kedua mata; atau
-          kedua lengan atau kedua kaki atau satu lengan dan satu kaki yang terjadi pada atau di atas pergelangan tangan atau pergelangan kaki; atau
-          satu mata dan satu lengan yang terjadi pada atau di atas pergelangan tangan; atau
-          satu mata dan satu kaki yang terjadi pada atau di atas pergelangan kaki.
Dokter
Seseorang yang memiliki ijin praktek sebagai dokter dari lembaga yang berwenang, dengan pembatasan bahwa yang bersangkutan tidak termasuk Anda, Tertanggung, Penerima Manfaat, tenaga pemasaran Kami atau orang-orang yang mempunyai hubungan keluarga sedarah atau keluarga semenda dengan Anda, Tertanggung atau Penerima Manfaat sampai dengan derajat ketiga.
Harga Unit 
Satuan harga yang dihasilkan dari perhitungan Unit berdasarkan metode sebagaimana dimaksud di dalam
Kecelakaan
Peristiwa yang tidak diharapkan, terjadi secara tiba-tiba, tidak terduga, tidak disengaja, datangnya dari luar, bersifat kekerasan dan kasat mata.
Manfaat Asuransi
Jenis manfaat Asuransi Dasar atau manfaat Asuransi Tambahan sebagaimana dicantumkan dalam Ketentuan Khusus dari masing-masing Asuransi Dasar atau Asuransi Tambahan yang bersangkutan.
Nilai Tunai
Nilai (dalam mata uang Polis) dari saldo Unit yang Anda miliki yang dihitung berdasarkan Harga Unit pada suatu saat tertentu
Pemegang Polis
Orang atau badan yang mengadakan perjanjian pertanggungan dengan Penanggung, yang selanjutnya disebut “Anda”.
Penanggung
PT Prudential Life Assurance, yang selanjutnya disebut “Kami”.
Penerima Manfaat
Orang atau badan yang ditunjuk oleh Anda sebagai pihak yang berhak atas Manfaat Asuransi apabila Anda meninggal dunia sebelum atau pada saat yang sama dengan meninggalnya Tertanggung atau apabila Anda sekaligus berkedudukan sebagai Tertanggung meninggal dunia, dengan ketentuan bahwa orang atau badan tersebut mempunyai hubungan kepentingan asuransi terhadap Tertanggung atas pertanggungan yang bersangkutan (insurable interest) dan sepanjang tidak bertentangan dengan  hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku di negara Republik Indonesia.
Premium Holiday

Sejak Ulang Tahun Polis yang ke-2 (kedua), Anda dapat berhenti membayar Premi Berkala dan Premi Top-up Berkala (PRUsaver) (apabila telah disepakati Premi Top-up Berkala (PRUsaver) harus Anda bayarkan) dan pertanggungan tetap berlaku, asalkan Biaya Asuransi dan Biaya Administrasi tetap dibayar melalui pembatalan Unit yang Anda miliki sepanjang Nilai Tunai mencukupi serta dengan selalu mengindahkan Syarat dan Ketentuan yang tercantum di dalam Polis. Apabila selama Pemegang Polis memanfaat fasilitas Premium Holiday ini bermaksud untuk meningkatkan besarnya Premi Berkala dan/atau Premi Top-up Berkala maka selisih kenaikan Premi Berkala dan/atau Premi Top-up Berkala tersebut wajib dibayar oleh Pemegang Polis dan pada saat itu juga Premium Holiday berakhir.
Kondisi Kritis
Salah satu kondisi, penyakit atau tindakan yang memenuhi kriteria seperti yang tercantum pada Tabel Pertanggungan Kondisi Kritis, Tabel Pertanggungan Kondisi Kritis PRUearly stage crisis cover, atau Tabel Pertanggungan Kondisi KritisPRUjuvenile crisis cover, atau tabel kondisi kritis lain yang dapat ditentukan oleh Kami dari waktu ke waktu (sebagaimana relevan).
Polis
Perjanjian pertanggungan jiwa antara Kami dengan Anda termasuk Ringkasan Polis, SPAJ yang telah Kami setujui, tabel-tabel, rumus-rumus perhitungan, Ketentuan Umum Polis, Ketentuan Khusus dan ketentuan lainnya (apabila diadakan) beserta segala tambahan atau perubahannya yang memuat syarat dan ketentuan perjanjian pertanggungan jiwa. 
Porsi Investasi
Selisih antara Premi Berkala yang dikurangi dengan Biaya Akuisisi atau selisih antara Premi Top-up Berkala (PRUsaver) atau Premi Top-up Tunggal yang dikurangi dengan Biaya Top-up, yang dialokasikan untuk investasi.
Premi
Sejumlah uang yang dibayarkan oleh Anda kepada Kami sehubungan dengan diadakannya Polis yang terdiri dari Premi Berkala, Premi Top-up Berkala (PRUsaver) dan Premi Top-up Tunggal.
Premi Berkala
Bagian Premi yang besarnya sama pada setiap jatuh tempo pembayarannya yang merupakan jumlah minimum yang harus selalu dibayar untuk berlakunya Polis dan pertanggungan yang Anda ikuti kecuali Anda menggunakan fasilitas Premium Holiday sebagaimana dimaksud atau apabila ditentukan lain berdasarkan Polis.
Premi Top-up Berkala(PRUsaver)
Bagian dari Premi yang besarnya sama pada setiap tanggal jatuh tempo pembayarannya yang, setelah dikurangi dengan Biaya Top-up, merupakan tambahan dana untuk diinvestasikan. Apabila telah disepakati bahwa Premi Top-upBerkala (PRUsaver) harus Anda bayarkan, maka Premi Top-up Berkala (PRUsaver) harus selalu Anda bayarkan kecuali:
(i)             Anda dan Kami mengubah kesepakatan tersebut, atau
(ii)            Anda menggunakan fasilitas Cuti Premi
(iii)           apabila ditentukan lain berdasarkan Polis.
Premi Top-up Tunggal
Bagian dari Premi yang besarnya dapat berubah-ubah dan dapat dibayarkan setiap saat sesuai keinginan Anda sepanjang jumlahnya atau jumlah keseluruhannya untuk jangka waktu tertentu berada di dalam rentang yang telah disetujui oleh Anda dan Kami yang, setelah dikurangi dengan Biaya Top-up, merupakan tambahan dana untuk diinvestasikan.
Surat Pengajuan Asuransi Jiwa (SPAJ)
Permohonan tertulis untuk mengadakan suatu perjanjian pertanggungan yang dibuat oleh Anda dan ditandatangani sekurang-kurangnya oleh Anda dan calon Tertanggung
Tanggal Perhitungan
Tanggal dilakukannya perhitungan Harga Unit.
Tertanggung
Orang yang atas dirinya diadakan pertanggungan, yang dapat terdiri dari Tertanggung Utama dan Tertanggung Tambahan
Tertanggung Utama
Tertanggung pada Asuransi Dasar dan Asuransi Tambahan, apabila ada.
Tertanggung Tambahan
Orang selain Tertanggung Utama yang merupakan Tertanggung pada Asuransi Tambahan.
Uang Pertanggungan
Sejumlah uang sebagaimana tercantum dalam Ringkasan Polis, yang merupakan nilai pertanggungan yang akan dibayarkan oleh Kami jika syarat–syarat pembayarannya sebagaimana tertera pada Polis telah dipenuhi.
Unit
Satuan investasi
Ulang Tahun
Hari yang jatuh pada tanggal dan bulan yang sama dengan tanggal dan bulan: 


(i)     lahirnya orang yang dimaksud; atau 
(ii)    terjadinya peristiwa/hal dimaksud; atau
(iii)   mulai berlakunya pertanggungan, dokumen atau ketentuan dimaksud, tergantung yang mana yang berhubungan.
Usia
Usia seseorang yang ditentukan berdasarkan Ulang Tahun berikutnya dari orang yang bersangkutan.
 http://www.prudential.co.id/corp/prudential_in_id/solutions/Daftar-Istilah-Asuransi-Jiwa/Daftar-Istilah-Asuransi-Jiwa-Non-Syariah.html